ELABORASI DARI CURAH PENDAPAT LINGKUNGAN HIDUP


Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Lampung mengadakan brainstorming (curah pendapat) dengan stakeholders yang mengurusi lingkungan hidup di Rumah Makan Kayu, Selasa (12/8). Acara yang dipandu Kepala BPLHD Ir. Alwi Siregar ini melibatkan BPLHD kabupaten/kota se-Lampung, LSM Peduli Lingkungan, pakar lingkungan, praktisi hukum lingkungan dan unsur penegak hukum serta pimpinan media massa.

Berbagai pemikiran mengalir dari peserta, baik yang mengarah ke tren dunia, nasional hingga Lampung pada khususnya. Sebagaimana dilontarkan Prof. K.E.S Manik dari Puat Studi Lingkungan (PSL) Unila yang menyatakan bahwa banyak dana yang parkir di Kementerian Lingkungan Hidup berasal dari tiga negara guna dimanfaatkan untuk menekan ”efek rumah kaca”. Disisi lain, dana-dana yang mendukung program lingkungkungan hidup, baik APBD mauu APBN, masih dirasakan sangat kecil. Slogan yang sudah lama dikumandangkan tentang Pembangunan yang Berwawasan Lingkungakan ternyata tidak serta merta menempatkan ramah lingkungan hidup sebagai prioritas, terutama dari segi anggaran. Karenanya peluang mencari dana dari luar negeri sebagaimana yang disinggung oleh Prof. K.E.S Manik, menjadi menarik untuk dikaji lebih lanjut. Sejatinya, dana-dana lingkungan hidup dari luar negeri harus disikapi secara bijak. Daerah tidak seharusnya terjebak dengan bantuan luar negeri, yang mengakibatkan kemandirian daerah untuk mengelola sumberdaya menjadi erkurang. Apalagi, negara donor biasanya menitipkan kepentingannya dibalik sejumlah dana bantuan tersebut.

Kehati-hatian menerima bantuan luar negeri itu, seperti diungkapkan aktivis WALHI Reza, bukan berarti daerah tidak concern dengan masalah-masalah lingkungnan global belakangan ini. Tapi lebih bijak bila daerah lebih mengedepankan potensi dan kearifan lokal untuk upaya pelestarian lingkungan. Sebagaimana diketahui, permasalahan lingkungan hidup di Lampung yang lebih mengemuka adalah ketersediaan air, seperi yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Lingkungan Hidup Lampung Tengah Nasir A.T. Masalah klasik sering terjadi, dikala kemarau kekurangan air untuk pertanian, saat musim hujan terjadi banjir dan longsor.  Seluruh narasumber berpendapat isu global lingkungan bisa diseriusi oleh kalangan swasta, terutama perusahaan-perusahaan besar. Pasalnya mereka memiliki teknologi dan sumber daya untuk mengatasi masalah-masalah global. Alhasil, masyarakat dan stakeholders lingkungan hidup lainnya akan fokus pada masalah aktual di lapangan.

Fakta di lapangan, permasalahan lingkungan hidup di Lampung lebih disebabkan beberapa hal, antara lain kerusakan hutan, daerah aliran sungai (DAS), pesisir/pantai/laut dan terbatasnya kapasitas sumberdaya manusia di bidang lingkungan hidup. Besar kerusakan hutan di Lampung menjadi penyebab ketersediaan air berkurang sehingga menjadi potensi berkurangnya sumber air di masa depan.  Temuan ini diamini oleh peserta dari Lampung Barat dan Tulangbawang. ” Hal senada berbeda jauh dari kondisi itu, terjadi kerusakan hutan mangrove di sepanjang pantai timur Lampung. Hal ini terjadi di greenbelt Register 15 Muara Sekampung, Tulangbawang maupun Pesawaran. Karena itu seluruh pihak harus mengintegrasikan program lingkungan hidup provinsi dengan kabupaten/kota ” kata Prof. Ali Kabul Mahi, pakar lingkungan dari Unila.

Untuk membenahi masalah-maalah lingkungan hidup ini memerlukan perhatian semua pihak, karena Pemda belum memiliki database lingkungan yang komprehensif. Sehingga harus segera dianggarkan oleh Pemprov dan pemkab/pemkot agar ke depan penanganan masalah lingkungan lebih terkoordinasi dan komprehensif.  Menyikapi perusakan lingkungan hidup, khususnya pencemaran air oleh perusahaan industri, pemda harus memediasi perusahaan dengan masyarakat yang terkena dampak secara seimbang. Tuntutan masyarakat harus didasarkan fakta yang benar di lapangan. Karenanya perusahaan hendaknya memiliki peta kondisi sosial, ekonomi dan usaha di wilayah sekitarnya seperti keadaan sepanjang sungai lokasi perusahaan.  Disisi lain database lingkungan yang komprehensif sangat diperlukan agar dapat digunakan semua pihak dalam penyusunan kebijakan, program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup. Karena itu, sudah saatnya forum kerja sama dan koordinasi antar stakeholders peduli lingkungan diberdayakan kembali guna mewujudkan sosialisasi kesemua pihak tentang pengelolaan lingkungan hidup.

(sumber : Radar Lampung, 11/09/08′)

5 thoughts on “ELABORASI DARI CURAH PENDAPAT LINGKUNGAN HIDUP

  1. Bismillah. kepada pak Muhtadi Arsyad Temenggung yang terhormat, sebelumnya saya minta maaf. Saya adalah pemilik blog the environmentalist (skrang berubah nama menjadi blog hijau abu fadiyah), kebetulan foto saya dipasang di blog bapak pada link KUMPULAN DOSEN ILMU LINGKUNGAN/TEKNIK LINGKUNGAN, saya berharap dengan sangat kiranya foto saya yang ada di blog bapak untuk di delet aja dan diganti dengan gambar lain selain makhluk bernyawa. Saya bertaubat kepada ALLAH SWT karena telah memasang/ mempublish foto saya sehingga dimanfaatkan orang lain. Karena Rasulullah melarang keras bagi kita untuk melukis makhluk bernyawa termasuk didalamnya membuat foto bernyawa, bahkan ancaman keras tersebut disebutkan didalam hadits, lukisan atau foto yang kita buat akan diperintahkan oleh Allah untuk menghidupkannya, serta para pelukis makhluk bernyawa akan mendapat siksa yang sangat keras. serta banyak sekali hadits-hadits yang sejenis yang membicarakan ttg hal tsb. Wallahu a’lam bishshowab. Kiranya bapak makhlum atas pertimbangan saya.

    Suka

  2. Jakarta 9 Februari 2010
    Membaca dan Mengamati serta memahami Undang Undang RI No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup BAB XV KETENTUAN PIDANA Pasal 100 ayat 1 yang berbunyi Setiap orang yang melanggar baku mutu air limbah , baku emisi atau baku mutu gangguan dipidana , dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga ) Tahun dan denda paling banyak Rp 3.000.000.000.00 (Tiga Milyar Rupiah) oleh sebab itu kami atas nama pemilik PT Cahaya Abadi Laundri apabila di sudutkan melanggar Pasal diatas , maka sebaliknya kami melaporkan Ketua RW 13 Kel Grogol Selatan Yang bernama H KHOUNALI .H Khaunali harus di jerat dengan pasal 111 ayat 1 dan 2 yang berbunyi
    1) Pejabat pemberi izin linhkungan yang menerbitkan izin lingkungan tampa dilengkapi dengan amdal atau UKL-UPL sebagimana dimaksud pasal 37 ayat (1 )dipidana dengan penjara paling lama 3 (tiga) Tahun atau denda paling banyak Rp.3.000.000.000,00 (tiga Milyar Rupiah.
    2) Pejabat pemberi izin usaha dan /atau kegiatan yang menerbitkan izin usaha dan / atau kegiatan tampa dilengkapi dengan izin lingkungan sebagaiman dimaksud dalam pasal 40 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) Tahun dengan denda Paling Banyak Rp 3,000.000.000,00 (Tiga Milyar Rupiah)
    Oleh sebab itu mohon agar Ketua RW 13 Kelurahan Grogol Selatan Keb lama Jaksel dikenakan sanksi sebagimana yang kami maksud diatas. Sebab kami usaha pencucian jien baru sekarang ini tahu akan Undang-Undang RI no 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup BAB XV KETENTUAN PIDANA .
    Demikian surat laporan kami sampaikan
    Ttd
    H.Hendrik atas nama PT.Cahaya Abadi Mabrul JLn Panjang Cidodol No 109 Kel Grogol Selatan Keb Lama Jakarta Selatan

    Suka

  3. KEPADA YTH
    DIREKTUR ESEKUTIF
    REDAKSI TRANSTV
    DI
    TEMPAT.
    JAKARTA RABU 10 FEBRUARI 2010
    SALAM SEJAHTERA
    MEMBACA UNDANG UNDANG NO 32 TAHUN 2009 BAB XI PERAN MASYARAKAT PASAL 70 AYAT 1 MASYARAKAT MEMILIKI HAK DAN KESEMPATAN YANG SAMA DAN SELUAS-LUASNYA UNTUK BERPERAN AKTIF DALAM PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP.AYAT 2) PERAN MASYARAKAT DAPAT BERUPA :
    A) PENGAWASAN SOSIAL B) PEMEBRIAN SARAN PENDAPAT, USUL KEBERATAN , PENGADUAN DAN /ATAU C) PENYAMPAIAN INFORMASI DAN ATAU LAPORAN.
    SEKALIGUS BAB XV KETENTUAN PIDANA PASAL 97 TINDAK PIDANA DALAM UNDANG UNDANG INI MERUPAKAN KEJAHATAN. PASAL 98 AYAT 1 SETIAP ORANG YANG DENGAN SENGAJA MELAKUKAN PERBUATAN YANG MENGAKIBATKAN DILAMPAUINYA BAKU MUTU UDARA AMBIEN ,BAKU MUTU AIR, BAKU MUTU AIR LAUT, ATAU KRITERIA BAKU KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP , DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 3 (TIGA) TAHUN DAN PALING LAMA 10 (SEPULUH) TAHUN DAN DENDA PALING SEDIKT RP 3.000.000.000,00(TIGA MILYAR RUPIAH ) DAN PALING BANYAK 10.000.000.000,00 (SEPULUH MILYAR RUPIAH) AYAT 2 APABILA PERBUATAN SEBAGIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) MENGAKIBATKAN ORANG LUKA DAN/ATAU BAHAYA BAHAYA KESEHATAN MANUSIA , DIPIDANA DENGAN PIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 4 (EMPAT) TAHUN DAN PALING LAMA 12 (DUA BELAS) TAHUN DAN DENDA PALING SEDIKIT RP 4.000.000.000,00 (EMPAT MILYAR RUPIAH) DAN PALING BANYAK RP 12.000.000.000,00 (DUA BELAS MILYAR RUPIAH)
    AYAT 3 APABILA PERBUATAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) MENGAKIBATKAN ORANG LUKA BERAT DAN MATI , DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 5(LIMA) TAHUN DAN PALING LAMA 15 (LIMA BELAS) TAHUN DAN DENDA PALING SEDIKIT RP 5.000.000.000,00(LIMA MILYAR RUPIAH) DAN PALING BANYAK RP 12.000.000.000,00 (LIMA BELAS MILYAR RUPIAH)
    KAMI ATAS NAMA DEWAN PENGURUS CABANG KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA JAKARTA SELATAN (DPC KOBUKI JAKSEL .SEHUBUNGAN DENGAN ADANYA LIMBAH ASAP YANG DIHASILKAN DARI PENCUCIAN JEIN OLEH PT CAHAYA ABADI LAUNDRI DI JLN PANJANG CIDODOL NO 109 KEL GROGOL SELATAN KEC. KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN . YAMG MENGAKIBATKAN SEBAGIAN WARGA DISEKITARNYA MENGALAMI GANGGUAN SESAK NAFAS DAN SAKIT SEMANTARA HAL TERSEBUT ADALAH WEWENANG PEMDA DKI JAKARTA SESUAI DENGAN UU RI NO 32 TAHUN 2009 DAN PERDA NO 2 TAHUN 2005 . SEBAIKNYA BAGAIMANA MENURUT ANDA DENGAN KEJADIAN HAL TERSEBUT…………? HARAP DI SAMPAIKAN PADA SEGENAP AKTISVIS PERS DAN PEMDA DKI JAKARTA.
    SALAM DARI KAMI LSM KOBUKI JAKSEL ALDI

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s