Pelantikan Presiden Amerika Serikat ” Barack Hussein Obama “


obama1Perayaan pelantikan Barack Obama sebagai presiden Amerika Serikat ke-44 dimulai di Lincoln Memorial pada Minggu malam waktu setempat dan akan selesai Rabu (21/1). Indonesia diminta harus lebih aktif mengoptimalkan kehadiran Obama.

Perayaan pelantikan resmi akan ditandai dengan resepsi bertajuk ”We Are One: The Obama Inaugural Celebration at the Lincoln Memorial”. Pesta itu dimeriahkan konser musik yang menghadirkan penyanyi, antara lain, Bono, Bruce Springsteen, Mary J Blige, Beyonce, Sheryl Crow, John Legend, dan Justin Timberlake. Obama diambil sumpahnya pada 20 Januari tengah hari. Dia akan disumpah dengan Injil yang digunakan untuk mengambil sumpah Presiden Abraham Lincoln tahun 1861.

Setelah pengambilan sumpah, digelar parade inaugurasi di sepanjang Pennsylvania Avenue dari Capitol Hill hingga Gedung Putih. Setelah itu, beragam pesta akan digelar di sejumlah tempat di Washington untuk merayakan pelantikan Obama.

Sebelum pekan inaugurasi, Obama melakukan perjalanan dengan kereta api dari Philadelphia ke Washington, Sabtu. Rute kereta api itu pernah juga dilalui oleh Abraham Lincoln. Obama akan berhenti di Delaware untuk menjemput wakil presiden terpilih Joe Biden.

Di sepanjang rute yang dilaluinya, Obama disambut oleh ribuan warga sekitar. Mereka rela berdiri di tengah udara musim dingin yang membekukan demi melihat Obama. ”Mari kita yakinkan diri bahwa pemilu ini bukan akhir dari apa yang kita lakukan untuk mengubah Amerika, tetapi awal,” kata Obama.

Pada awal perjalanan itu, Obama berjanji membawakan ”Deklarasi Kemerdekaan Baru” yang bebas dari fanatisme, prasangka, dan pikiran picik.

Dua juta orang

Washington DC dilanda kesibukan luar biasa menjelang pelantikan Obama. Diperkirakan sedikitnya dua juta orang akan memadati ”The Mall” untuk menyaksikan pelantikan bersejarah di halaman Capitol Hill (Gedung Kongres).

The Mall, wilayah di sekitar Capitol Hill, ditutup untuk kendaraan. The Mall diperkirakan bisa menampung sampai empat juta warga yang tak kebagian tiket pelantikan.

Hanya sekitar 240.000 undangan, termasuk Kompas, yang menyaksikan dari dekat pelantikan yang berlangsung Selasa pukul 11.30 waktu setempat atau pukul 23.30 WIB. Separuh dari jumlah tiket dibagikan gratis melalui Kongres, sebagian lagi untuk sejumlah kalangan tertentu, seperti kerabat dan sahabat Obama serta Joe Biden.

Duta Besar RI untuk AS Sudjadnan Parnohadiningrat dan istri juga diundang menghadiri pelantikan. Sudjadnan dan istri bersama Asia Society pada Sabtu malam mengadakan acara khusus dengan tamu kehormatan Maya Soetoro-Ng, adik Obama dari satu ibu, Stanley Ann Dunham yang menikah dengan orang Indonesia, Lolo Soetoro.

Maya dan Obama khusus mengundang beberapa anggota keluarga besar Lolo Soetoro, yang mempunyai sembilan saudara, menghadiri pelantikan. Sepupu Maya yang diundang adalah Haryo Soetendro—salah satu Deputi Direktur PLN—dan adiknya, Ami Arnscheidt, yang bermukim di Inggris. Sepupu lainnya yang seorang wiraswasta, Sonny Trisulo, dan adik iparnya yang juga pengusaha, Muhammad Satriawan Tambunan, telah berada di AS.

Biaya pelantikan kali ini mencapai 160 juta dollar AS, empat kali lipat dibandingkan dengan biaya pelantikan Presiden George W Bush tahun 2005. Sejumlah 50 juta dollar AS berasal dari pemerintah pusat, 47 juta dollar AS dari daerah khusus DC (District of Columbia), dan dua negara bagian tetangga, Virginia serta Maryland, menyumbangkan masing-masing 16 juta dollar AS dan 12 juta dollar AS. Tim Obama mengumpulkan dana 45 juta dollar AS untuk rangkaian acara pelantikan.

Bagian terbesar dana dihabiskan untuk pengamanan, termasuk pengerahan puluhan ribu petugas dan persiapan teknologi untuk memuaskan minat rakyat, seperti membangun monitor raksasa JumboTrons di tempat-tempat strategis. Selain itu, sebagian dana ekstra dipersiapkan pula untuk rencana darurat pelantikan jika badai salju tiba-tiba datang.

Pelantikan Presiden Ronald Reagan tahun 1985 terpaksa dipindahkan ke ruangan tertutup Capitol Hill akibat badai salju. Rekor penonton pelantikan tertinggi dicatat oleh Presiden Lyndon Johnson tahun 1965 yang disaksikan 1,2 juta orang.

Menurut prakiraan, cuaca Washington DC pada hari pelantikan 20 Januari cukup bagus. Menurut AccuWeather, matahari akan muncul meski ditutupi awan dan flurry (hujan salju) diramalkan tak akan terjadi. Suhu mencapai minus 4 sampai 4 derajat celsius.

RI proaktif

Dari diskusi ”Change for the Future”: Amerika di Bawah Obama”, yang menghadirkan Dadi Susanto (Departemen Pertahanan), Hariadi Wirawan (Universitas Indonesia), Siswanto (LIPI), dan A Prasetyantoko (Universitas Atmajaya), di Jakarta, 13 Januari, muncul seruan agar presiden Indonesia mendatang memanfaatkan eforia kehadiran Obama dan tidak hanya berhenti pada kebanggaan bahwa Obama pernah tinggal di Jakarta.

Panelis menegaskan, jika memang hendak memanfaatkan eforia Obama, presiden Indonesia terpilih nantinya bisa membuat kunjungan ke luar negeri pertama ke AS. Saat bertemu Obama, presiden Indonesia harus membeberkan apa yang menjadi prioritas Indonesia. ”Juga saat Obama ingin berkunjung ke Indonesia untuk makan nasi goreng, sebaiknya pembicaraan diisi dengan hal substantif tentang apa yang kita inginkan. Kalau kita tidak bergerak lebih dulu, negara lain mengambil alih,” ujar salah satu panelis.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah Obama tetap presiden AS. Eforia bahwa dia pernah tinggal di Indonesia itu baik, tetapi lebih baik jika diformulasikan dalam kebijakan yang membuat Indonesia mendapat keuntungan dari AS.

Sumber:  kompas.com

One thought on “Pelantikan Presiden Amerika Serikat ” Barack Hussein Obama “

  1. SELAMAT BARACK HUSSEIN OBAMA!!
    Rangkaian kalimat dengan kata-kata indah bergaya ku tuliskan kepadamu. Taburan ratna mutu belaian cinta ku ucapkan kepadamu, sebagai pernyataan selamatku atas kemenanganmu, presiden amerika ke-44, Barack Obama.

    Suatu pernyataan “selamat” sebenarnya lebih pantas diucapkan dengan mulut disertai jabatan tangan : tapi karena waktu itu aku ketinggalan antri, maka pernyataan itu baru kini dapat kusampaikan melalui blog ini.

    Banyaklah sudah aku mengenal pemimpin Amerika yang ulung; namun rasa kagumku hanya terpancang kepadamu. Bukan karena latar belakang historimu, pernah tinggal di Indonesia atau kau dari golongan minoritas Amerika. Bagiku visi-misi kampanyemu, membayangkan suatu lambaian kasih, mendamaikan dunia. Kau tawarkan new leadership of America, seolah aku terbang di pesawangan.

    Dalam meghadapi masalah terorisme, perdamaian di Timur Tengah, Hambatan ekonomi global, dan serangan-serangan datang lainnya, kau hadapi dengan tenang tanpa meninggalkan adat budaya Amerika, walaupun dalam hati tak sepenuhnya aku percaya kepadamu, sebelum aku menerima apa yang ku harap.

    Pesanku “Berjalan pelihara kaki, berkata pelihara lidah.” inilah harapanku kepadamu.

    Sekali lagi kuucapkan “Selamat buat presiden baru, Barack Hussein Obama”

    “Selamat Bary!!” “Good Luck!!”

    sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s